Memiliki visi membantu taraf hidup keluarga, Madhang terus berekspansi untuk dapat membantu banyak keluarga. Tidak hanya berfokus pada transaksi, membantu mitra menjadi hal penting yang dilakukan Madhang sesuai dengan visi. Melalui rebranding, Madhang menjalin relasi untuk membantu membuat pujasera. Relasi yang terjalin adalah pemilik pujasra mempercayakan kepada Madhang untuk sistem manajemen karyawan dan pengkasiran. Selain itu dengan biaya Rp 100.000-,/tenant akan mendapatkan fasilitas dari Madhang seperti meja, etalase, nomor meja dan lain-lain.

Terletak di Jatisari Mijen, pujasera ini diisi dengan 13 stand makan yang berganti antara pagi dan sore sehingga terdapat 26 penjual yang menyewa stand di pujasera ini. Pada Sabtu, 9 Januari 2019 pujasera ini pertama kali dibuka dan dihadiri oleh Co-Founder Madhang yaitu Kaesang. Selain mencoba makanan Kaesang juga bersilaturahmi kepada pemilik pujasera dan penjual-penjualnya. Pemilik pujasera mengatakan “Madhang memiliki visi yang sama dengan saya, yaitu membantu UKM kecil untuk dapat memiliki warung” hal tersebut yang membuat Pak Dion memberlakukan 1 warung hanya boleh memiliki 1 tenant karena tujuannya supaya banyak UKM yang bergabung.

Co-Founder Madhang Kaesang mengatakan “Harapannya adanya pujasera ini dapat membantu pedagang kaki lima untuk membuka usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga, selain itu menyediakan tempat yang lebih nyaman untuk para pembeli”. Madhang berharap untuk dapat terus membantu UKM mengembangkan usahanya.
(DRA)