Sebelum membuka usaha Ayam Bakar BMU, Ani sudah berulang kali menjajal beragam usaha. Dari berjualan mainan anak, alat tulis, hingga elektronik sudah pernah ia lakoni. Ketika melihat sebuah peluang usaha, ia tak segan untuk mencoba dan merekrut orang-orang sekitarnya. Ani mengaku senang jika bisa memberi pekerjaan bagi orang lain. Seperti usaha percetakan, awalnya Ani melihat kesempatan dari keluhan orang di sekitarnya yang kesulitan mencetak foto dari handphone. Kala itu usaha cetak foto masih jarang ditemukan. Meskipun belum terlalu faham mengenai dunia foto, Ani nekat membuka studio dan percetakan foto sembari mengikuti pelatihan desain grafis intensif selama enam bulan. Semakin berkembang, kini usaha Ani juga menerima jasa fotografi pernikahan dengan merekrut beberapa mahasiswa sebagai asistennya.

Sedangkan usaha Ayam Bakar BMU bermula dari ketidaksengajaan. Suatu hari teman-teman Ani berkunjung ke rumah dan menikmati ayam bakar buatan asisten rumah tangganya. Ternyata mereka ketagihan dan memesan untuk dibuatkan lagi. Ani pun terpikirkan untuk menjual ayam bakarnya melalui sosial media. Tak disangka peminatnya semakin bertambah. Yang awalnya hanya usaha rumahan, kini Ani mulai membuka cabang dengan menyewa warung di dekat sebuah rumah sakit. Sedangkan asisten rumah tangganya kini dijadikan juru masak Ayam Bakar BMU.

Resep Ayam Bakar BMU sendiri didapat dari asisten rumah tangga Ani yang keluarga besarnya sudah lama menjual ayam bakar di kota Solo. Yang membuat citarasa Ayam Bakar BMU berbeda adalah proses ungkep yang cukup lama. Ayam diungkep selama hampir tiga jam sehingga bumbunya meresap sampai kedalam. Kemudian ayam tersebut dibakar dan disajikan dengan dua varian sambal, sambal terasi dan sambal bawang.

Ayam Bakar BMU merupakan singkatan dari Bergizi, Murah dan Uenak. Nama BMU sebenarnya adalah nama CV keluarga yang sudah dipakai sejak tahun 1998. Saat itu Ani dan suaminya membuka usaha selular dan elektronik. Suami Ani juga menggunakan nama tersebut untuk bisnis fotografi.

Untuk meningkatkan penjualan, Ani bergabung menjadi mitra madhang saat soft launching aplikasi Madhang pada Januari 2018 di kantor Gubernuran Semarang. Sejak itu ia mulai menerima pesanan dari pengguna Madhang. Seperti ketika promo Madhang Banjir Diskon, ia mengaku kewalahan dengan banyaknya pesanan yang ia terima.

Ani mengaku Ayam Bakar BMU memiliki omzet paling banyak dibanding usahanya yang lain. Berkat ketekunan Ani, kini usaha Ayam Bakar BMU semakin meluas dengan menerima pesanan nasi box untuk beragam acara.